Kamis, 30 April 2015

MENGAPA HARUS TAKUT?

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh :)
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekelian alam. Selawat serta salam kita junjungkan kepada Nabi Muhammad S.A.W. keluarga serta para sahabat dan pengikut yang istiqamah menuruti baginda hingga ke hari kiamat. Allahumma Aamiin


Judul diatas berasa ambigu. Siapa yang merasa takut? Apa yang ditakutkannya? Baik langsung aja ya.. 
Banyak orang yang tahu kalau dunia ini singkat, kalau dunia ini tidak kekal, tapi apa mereka tahu apa yang dicari dari kehidupan yang singkat ini? Kecantikan/ketampanan, kepintaran, kedudukan atau bahkan harta? 
Ingat!!
Al-Quran menyebutkan bahwa kehidupan di dunia tidak lebih hanya main-main dan senda gurau semata:
 
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُالْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS Al-An’aam ayat 32)

Kalaupun berhasil di dunia, maka itu merupakan keberhasilan sesaat, sementara dan palsu. Namun keberhasilan di akhirat merupakan keberhasilan hakiki dan abadi. Bagaimana mungkin ia akan rela kehilangan keberhasilan hakiki dan abadi demi memperoleh keberhasilan sesaat, sementara, dan palsu?

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآَخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui” (QS Al-Ankabut 64)

Apabila kalian merasai kesukaran dan menghadapi banyak masalah hidup di dunia ini, janganlah berputus asa dan rasa kecewa kerana sesungguhnya Allah SWT adalah tempat bergantung dan tempat di letakkan sepenuh pengharapan. Berdo'a adalah kunci dari segalanya. Jadi, berdo'alah bersungguh-sungguh kepada-Nya.

Bersabda Rasulullah Sallallahu ’Alaih Wa sallam: “Doa orang yang sedang menderita (kesedihan yang mendalam) ialah: "Ya Allah, RahmatMu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan segala urusanku kepada diriku sendiri walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada Ilah yang berhak disembah selain Engkau.” (HR Abu Dawud)

Jadi masihkah kita takut untuk berubah? Tinggal kita yang memilih. Berubah menjadi baik dan taat kepada Alah SWT ataupun berubah sebaliknya?  Perbaiki diri mulai sekarang. Jangan takut untuk memulai sesuatu yang baik, Insya Allah kita selalu berada dalam lindungan-Nya 
Aamiin Ya Rabbal'alamiin
Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar